h1

pendekatan pengaruh dan wewenang dalam kehidupan pribadi

December 4, 2008

pengaruh dan wewenang merupakan 2 hal yang berbeda, dimana masing-masing kata tersebut memiliki makna yang berbeda. pengaruh merupakan media pendekatan kepada orang lain dengan menggunanakan aspek-aspek normatif dan kharismatik yang dirancang secara natural oleh akal dan pikiran kita. ketika kita menjadi orang yang sangat berpengaruh dalam sebuah pergaualan, maka hal apapun yang kita lakukan akan menjadi tren dalam pergaualan tersebut. kita dapat menggunakan pengaruh sebagai motivator, guru, bahkan bos bagi pergaulan di sekitar kita. tentunya kita memanfaatkan keadaan tersebut secara positif dan tidak akan mempergunakannya untuk kegiatan berarah negatif. saat pengaruh itu timbul, akan hadir rasa respect yang besar dari anggota komuniti dimana akan terjadi pendekatan kekeluargaan yang lebih menghangatkan dari pada sekedar mengatasnamakan wewenang seseorang.

berbeda dengan pengaruh, wewenang sendiri merupakan sebuah jobdesk yang harus dikerjakan dan harus di patuhi oleh komuniti sekitar. misalnya wewenang kita sebagai pemimpin suatu kelompok adalah menugaskan anggota kelompok kita untuk mengerjakan setiap job desk yang di berikan. wewenang lebih bersifat berandil besar dalam mengarahkan suatu pekerjaan. wewenang lebih miilki taji dalam menggerakkan roda organisasi, disamping di dukung kemampuan yang lebih dari para peserta komuniti, wewenang yang diberikan juga memiliki responsibility yang besar. dimana orang yang memegang wewenang adalah orang yang memegang seluruh tanggung jawab kegiatan tersebut.

pengaruh tanpa wewenang bukan merupakan suatu masalah. namun wewenang tanpa pendekatan pengaruh yang baik akan menjadi bencana bagi si pemegang wewenang. ketika pemegang wewenang kurang berpengaruh untuk mensupport anggota komunitinya, hal ini akan mengakibatkan kurangnya sikap respect dan kemauan untuk bekerja lebih keras dalam kelompoknya. ketika pengaruh itu hilang, akan timbul kebencian dan perang dingin dalam sebuah kelompok, ketika pengaruh itu hilang akan terjadi chaos disana dini dan bisa-bisa terjadi pergerakan yang separatis dan akan berakibat pemecatan pada pemegang wewenang.

lakukanlah pendekatan pengaruh pada setiap wewenang yang kita dapatkan. insyaallah akan tercapai hasil yang maximal dan suasana kerja yang nyaman. bukankah jika dalam suatu organisasi tercipta sebuah struktur kekeluargaan akan meningkatkan kenyamanan bagi anggota kelompoknya yang akan memebrikan citra positif bagi anggota kelompok tersebut dan timbul rasa saling memiliki dan mencintai untuk dapat saling tolong mnolong dan mampu membri masukkan secara positif dan benar untuk kemajuan sebuah organisasi. benar tidak?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: